GRANDNUSA INDAH GNI berada di lokasi yang sangat strategis, yaitu di jalan akses utama Cibubur Cileungsi. Proyek ini adalah pengembangan dari PT. Kentanix Supra International. GNI sudah dilengkapi dengan beberapa fasilitas, seperti sport center, water park, tempat ibadah, taman bermain, mini market, ATM, pusat perbelanjaan dan pertokoan.
AlmaResidence adalah pilihan tepat untuk hunian yang terbukti bebas banjir,nyaman dan strategis hanya 3 menit ke pintu tol jor 2. Untul informasi lengkapnya silahkan kunjungi websitenya. Klik=> Alma Residence. Demikian informasi perumahan di bekasi timur dengan harga terjangkau yang kami rekomdasikan untuk anda dan semoga bermanfaat.
PerumahanGrand Nusa Indah Cileungsi Lokasi Strategis Bebas Banjir Berada di Akses utama Cibubur-Cileungsi - Sertifikan Hak Milik - Lokasi Strategis - Unit Ready Stok - One gate system - 100 % Bebas Banjir Fasilitas Grand Nusa Indah : - Tempat ibadah - Taman bermain - Pusat perbelanjaan - Mini market - ATM Center - Selengkapnya)
GrandNusa Indah Cileungsi merupakan sebuah proyek perumahan non subsidi / komersil di Bogor Jawa Barat. Grand Nusa Indah Cileungsi menawarkan perumahan dengan lingkungan yang aman, nyaman, bebas banjir serta lokasi yang strategis. Dibangun di kawasan yang sangat strategis yaitu Kota Bogor.
GrandNusa Indah Fasilitas Lengkap Lokasi Strategis Berlokasi sangat strategis yaitu di akses utama Cibubur - Cileungsi, Tepatnya Jl. Raya Cileungsi, Bogor, Jawa Barat. One Gate System Sistem keamanan perumahan lebih tinggi karena akses masuk kedalam perumahan hanya satu jalan ( in out menjadi satu). Bebas Banjir
Lokasistrategis tepat berada dijalan raya utama Cibubur Cileungsi. Spesifikasi rumah dan material bangunan yang berkualitas dengan harga terjangkau. Dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Perumahan yang aman dan nyaman. GRAND NUSA INDAH MEMBERIKAN YANG TERBAIK UNTUK ANDA & KELUARGA TIPE RUMAH Tipe Danendra 2 1 PROMO : Free BIAYA - BIAYA Tipe Iris
Bogor- Puluhan rumah di Perumahan Vila Nusa Indah Kecamatan Gunungputri dan Grand Mekar Sari Cileungsi Kabupaten Bogor, kembali terendam banjir. Banjir terjadi akibat guyuran hujan dan luapan sungai Cileungsi. "Vila Nusa Indah banjir lagi hari ini. Kemarin sore surut, tapi sekarang sejak jam 10:00 WIB pagi tadi mulai banjir lagi.
8jSOzI1. Kabupaten Bogor - Banjir setinggi 90 sentimeter menggenangi ratusan rumah di perumahan Vila Nusa Indah, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor. Banjir terjadi akibat luapan sungai Cileungsi yang melintasi sekitar perumahan Vila Nusa Indah dan mengalir hingga Bekasi."Banjir masih terjadi di Vila Nusa Indah 1 dan 2. Wilayah yang terendam di Vila Nusa Indah 1 itu ada RW, 13, 14, 15, 16 dan 17 dengan ketinggian 10-90 sentimeter. Lebih dari seratus rumah," kata Ketua Taruna Tanggap Bencana Tagana Kabupaten Bogor, Taufik kepada detikcom, Senin 8/2/2021.Luapan Sungai Cileungsi mulai membanjiri Perumahan Vila Nusa Indah sejak sekitar pukul 0900 WIB. Hingga saat ini, ketinggian air yang menggenangi rumah warga mencapai 90 sentimeter. "Kalau air meluap tadi kisaran pukul WIB hingga top level jam WIB, bertahan sampai saat ini. Tapi ini tergantung cuaca di hulu Sungai Cileungsi, kalau di hulu hujan dipastikan air kembali meluap dan banjir meningkat di sini," kata Petugas Tagana Kabupaten Bogor Mardi yang bersiaga di Perumahan Vila Nusa Indah."Hulu Sungai Cileungsi kita di Cibungas, Cijayanti masuk Babakanmadang," dia ini, kata Mardi, tim gabungan sudah berada di lokasi untuk asesmen dan membantu warga yang hendak mengungsi. "Proses evakuasi masih berlangsung, sejak awal kita juga sudah informasikan kepada warga, karena Sungai Cileungsi meluap untuk mengungsi ke tempat lebih aman. Sementara ini kita masih lakukan asesmen," kata deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Bogor mengakibatkan terjadinya bencana di beberapa titik. Selain banjir di Vila Nusa Indah, Gunungputri, Bogor, bencana longsor juga terjadi di kawasan Tanjungsari Kabupaten Bogor. Di titik ini, longsor mengakibatkan jalan alternatif Bogor-Cianjur tak bisa dilalui video 'Kali Ciliwung Meluap, Jalan Jatinegara Barat Terendam'[GambasVideo 20detik] bbn/bbn
Banjir di perumahan di Cileungsi, Bogor. Foto Dok. IstimewaHujan yang terjadi sejak Jumat 19/2 malam membuat sejumlah aliran sungai meluap dan membanjiri perumahan di daerah Bogor. Seperti yang terjadi di perumahan Nusa Indah dan Grand Mekarsari Residence di Kecamatan Cileungsi. Sebagian warga memilih bertahan dan sebagian terpaksa salah seorang warga, Yudi, banjir terjadi sejak kemarin, namun air semakin meluap sejak hujan deras melanda pagi tadi."Saya dari 2014, kondisi ini yang terparah tahun baru 2020 itu punya saya enggak tenggelam. Sekarang di rumah saya segini pinggang kalau jalan raya tinggi air sedada," katanya di lokasi, Sabtu 20/2.Banjir nyaris menutupi perumahan sekitar 300 rumah. Sebagian warga mengungsi ke sanak saudara maupun ke tetangga yang rumahnya tidak terkena banjir."Di sini rumahnya belum tahu, rumahnya ada sekitar 300. Tapi KK ada sekitar 67 KK. Di sini warga mengungsi di mobil ada juga di keluarga terdekat atau tetangga yang tidak terkena banjir," di perumahan di Cileungsi, Bogor. Foto Dok. IstimewaYudi sendiri lebih memilih bertahan dan tidak ikut mengungsi. Warga saat ini meminta agar dibuat danau untuk mencegah kembali terjadinya banjir."Keluarga saya di Cikarang di sana juga banjir. Air ini dari depan perumahan, karena ini posisinya rendah jadi air ke sini. Kami sudah komplain ke pihak pengembang mungkin dari paguyuban yang bisa menjelaskan tapi kami berharap agar pengembang membuat danau agar air cepat surut dibuang ke danau. Banjir sekarang naiknya cepat, surutnya lama," kata perumahan Grand Mekarsari Residence, banjir juga menerjang Perumahan Nusa Indah 1 dan 2. Ketua Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas KP2C Puarman mengatakan penyebab banjir akibat intensitas hujan lokal."Ketinggian air sekitar 90 sentimeter tetapi karena ada pompa 19 unit dari Pemkab Bogor ketinggian air berkurang jadi 30 sentimeter," mengatakan, meski posko banjir tersedia namun sebagian warga memilih untuk bertahan atau tinggal lantai 2 para tetangga."Karena mungkin warga sudah terbiasa ya. Selain perumahan tadi beberapa titik permukiman perkampungan warga yang juga terkena banjir," jelas Puarman.
Banjir menerjang Perumahan Villa Nusa Indah 1 dan 2 Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Galih Prasetyo Kamis, 17 Februari 2022 1119 WIB - Akibat hujan deras di hulu dan meluapnya aliran Sungai Cileungsi mengakibatkan wilayah Bojongkulur terdampak banjir dengan ketinggian air 130 - 160 cm. Banjir menerjang Perumahan Villa Nusa Indah 1 dan 2 Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Sejak Rabu 16/2/2022 debit air mulai meninggi pada pukul WIB dan berangsur surut pada pukul Badan Penagulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor BPBD menerbitkan laporan hasil penanganan yang di lakukan saat banjir yang melanda rumah yang terdampak dengan jumlah penduduk jiwa dari Kartu Keluarga yang tercatat di 17 RW. Baca JugaSejumlah Wilayah di Bekasi Banjir Akibat Kiriman Kali Cileungsi-Cikeas dan Rembesan Bronjong PGP Korban yang mengungsi terdapat 53 jiwa disanak sodara dan 6 jiwa terkonfirmasi pasien covid-19 di SDN 1 Bojong Kulur dengan waktu yang dibutuhkan untuk evakuasi 5 jam 30 menit. “5 jam 30 menit mulai dari 2230 WIB sampai dengan pukul 0430 WIB,” kata Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, M Adam. Pada Kamis 17/2/2022. Adam mengatakan update laporan terkini pada pukul WIB ketinggian debit air banjir mulai surut dan berada di ketinggian 20 cm. Penanganan yang dilakukan tim TRC BPBD Kabupaten Bogor antara lain pemantauan TMA dan penyebaran peringatan dini melalui KP2C, koordinasi dengan Bendungan Bekasi, memfungsikan pompa banjir, serta melakukan evakuasi warga ke lokasi yg lebih aman termasuk pasien Covid. Masyarakat juga dihimbau untuk selalu waspada dan berantisipasi dengan berbagai macam kemungkinan bencana alam yang akan datang, apa bila terjadi sesuatu yang tidak di inginkan masyarakat di himbau untuk segera melaporkan hal tersebut. Baca JugaDiduga Akibat Banjir, Buaya Mulai Bermunculan di Sungai Pinyuh, Warga Jadi Resah Kontributor Devina Maranti